Partai Golkar Gelar Technikal Meeting, 16 Tim Pelajar Berebut Tiket Puncak Bahlil Mini Soccer Cup 2026 di Jember

 



JEMBER, Jurnal Jabar – Persaingan 16 tim pelajar SMA/SMK dari Jember, Bondowoso, dan Lumajang segera bergulir. Mereka akan berebut tiket menuju babak puncak Turnamen Mini Soccer dan Pendidikan Politik bertajuk “Asyik Menuju Puncak” Piala Ketua Umum Bahlil Lahadalia di Zona Jember.

Kesiapan para peserta dimatangkan melalui technical meeting yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Jember bersama Jawa Pos Radar Jember dan didukung BMK57 Jember, Rabu (23/09/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda pendidikan politik bagi kalangan pelajar.

Zona Jember menjadi salah satu dari 11 zona penyelenggaraan Bahlil Mini Soccer di Jawa Timur. Secara keseluruhan, turnamen ini diikuti 176 tim pelajar SMA/sederajat dengan lebih dari 2.600 pemain dan official. Babak penyisihan Zona Jember dijadwalkan berlangsung pada 1–2 Oktober 2026, sebelum para juara zona bertemu pada babak final di Surabaya.

Dari 16 peserta Zona Jember, sembilan tim berasal dari Kabupaten Jember. Mereka adalah SMKN 5 Jember, SMAN Kalisat, SMKN 2 Jember, SMA Bima Ambulu, SMAN 1 Jember, SMAN 2 Jember, SMAN Rambipuji, SMAN Arjasa, dan SMAN Balung.

Sementara itu, Bondowoso mengirimkan empat wakil, yakni SMAN 2 Bondowoso, SMK 3 Bondowoso, SMAN 1 Bondowoso, dan SMKN 4 Bondowoso. Adapun Lumajang diwakili SMAN 1 Lumajang, SMAN 3 Lumajang, dan SMAN Tempeh.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, H. Karimullah Dahrujiadi, meminta seluruh peserta dan official mematuhi regulasi pertandingan. Ia menekankan bahwa kompetisi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir, tetapi juga bagaimana peserta menjaga sportivitas selama pertandingan.

“Jangan sampai ada perdebatan teknis yang tidak perlu. Perlombaan ini adalah game, kemenangan jangan dijadikan satu-satunya tujuan. Kalau kemenangan jadi tujuan, nanti kita menghalalkan berbagai cara. Tapi kalau semangatnya adalah sportivitas, insyaallah jika kalah sekali, berikutnya akan menang berkali-kali,” tegas Karimullah.

Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Golkar, M. Anis, juga menyoroti tingginya antusiasme pelajar yang mengikuti turnamen. Menurut dia, olahraga dapat menjadi ruang bertemu sekaligus membangun karakter generasi muda.

“Acara ini mencerminkan soliditas, silaturahmi, dan sinergisitas. Rumus seorang pemuda itu jangan berpikir ‘bisa atau tidak bisa’, tetapi dibutuhkan ketangkasan, kecepatan, dan keberanian. Siapa yang cepat, itu yang dapat. Siapa yang tepat, itu yang selamat,” tutur M. Anis.

Selain kompetisi olahraga, penyelenggara menempatkan pendidikan politik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan kehidupan politik kepada generasi muda melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka.

Dengan komposisi 16 tim dari tiga kabupaten, Zona Jember dipastikan menjadi ajang persaingan sekaligus pertemuan antarpelajar. Para peserta kini tinggal menunggu peluit pertandingan untuk menentukan siapa yang berhak melangkah ke fase berikutnya dan membawa nama Zona Jember menuju babak puncak di Surabaya. ( Ischak )
Tags:
Share this Article on :

0 komentar

Leave a Reply