Translate
  • Beranda
jurnaljabaronline.blogspot.com
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Event
  • Entertainment
  • olahraga
  • Hukum
  • politik
  • kesehatan
  • otomotif
  • Seputar Tapal Kuda
You are here : Home »
Tampilkan postingan dengan label entertainment. Tampilkan semua postingan



JEMBER – Jurnal Jabar - Paradigma bahwa dunia pertanian hanya milik generasi tua perlahan mulai bergeser di Kabupaten Jember. Dalam forum dialog "Pro Gus’e" yang digelar interaktif di kantor DTPHP, bersama Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (DTPHP) M. Jamil, Sabtu, 6 Juni 2026 terungkap fenomena menarik mengenai gelombang regenerasi petani muda yang mulai didominasi oleh kaum intelektual.

Salah satu pengurus kelompok tani mengungkapkan bahwa regenerasi di tingkat akar rumput kini berjalan masif. Di internal kepengurusannya saja, posisi strategis seperti sekretaris dan bendahara sudah diestafetkan kepada anak-anak muda. 

Bahkan, salah seorang pengurus baru merupakan seorang sarjana lulusan teknik sipil yang memilih banting setir mengelola lahan pertanian pangan.
"Insyaallah tanpa program yang muluk-muluk, kalau harga gabah tetap dijaga stabil seperti tahun-tahun ini, petani-petani muda di Jember akan terus bertambah," ujarnya optimistis. 

Masuknya generasi muda ini dipicu oleh kepastian harga komoditas serta masifnya modernisasi pertanian yang dikucurkan pemerintah daerah.

Mendengar laporan adanya anak ketua DPRD yang bergelar sarjana teknik namun mau turun ke sawah dan menjadi pengurus kelompok tani, Bupati Muhammad Fawait langsung merespons dengan kelakar khasnya yang menyegarkan suasana. "Yang penting ketua kelompoknya bukan anggota DPRD atau ketua DPRD ya, Pak?" seloroh Gus Fawait disambut tawa renyah para petani yang memadati tenda hijau DTPHP. 

Beliau sangat mengapresiasi keterlibatan para pemuda terdidik ini demi menjaga ketahanan pangan masa depan Jember.

Faktor utama yang membuat anak muda tak lagi alergi dengan lumpur sawah adalah hadirnya teknologi mekanisasi. Berkat bantuan alsintan roda empat dari DTPHP Jember, efisiensi kerja meningkat tajam. 

Lahan sawah seluas satu hektar yang biasanya membutuhkan waktu pengolahan hingga 5-6 hari, kini terpangkas habis dan bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu hari.

Gairah positif ini tidak hanya monopoli sektor padi. Di sektor perkebunan, para petani tebu di wilayah Jember Selatan, tepatnya di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, juga merasakan dampak dari program Bongkar Ratur (Ceblok). 

Kedekatan wilayah dengan Pabrik Gula (PG) Semboro dioptimalkan lewat stimulan bantuan bibit dan bantuan Hari Orang Kerja (HOK) yang sukses memangkas biaya operasional traktor, sehingga menguntungkan para petani tebu.

Melalui momentum "Pro Gus’e Update" ini, Gus Fawait bersama Kepala DTPHP M. Jamil menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal stabilitas harga pasca-panen dan mendistribusikan alsintan secara tepat sasaran. 

Komitmen ini krusial agar tren positif kembalinya anak muda terdidik ke sektor pertanian di Jember terus terjaga secara berkelanjutan. (Ischak)



JEMBER, Jurnaljabar Online – Derap langkah dan denting alat musik bergema dari GOR PKPSO Kaliwates, Minggu (18/1/2026). Di balik irama yang terdengar disiplin itu, tersimpan mimpi besar para atlet Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Jember untuk mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.


Hari itu, Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember hadir melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan PDBI Jember. Kehadiran KONI bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan dalam memastikan pembinaan atlet berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Sebanyak 36 atlet muda mengikuti tahapan persiapan training center (TC). Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SMP, SMA hingga mahasiswa. Dari jumlah tersebut, nantinya akan diseleksi sesuai kebutuhan formasi inti, yakni 11 atlet putra dan 11 atlet putri yang diproyeksikan tampil di Porprov 2027.

Proses pembinaan PDBI Jember saat ini ditangani oleh satu pelatih utama dari Surabaya yang didukung tiga asisten pelatih lokal asal Jember. Kolaborasi ini diharapkan mampu memadukan pengalaman nasional dengan pemahaman karakter atlet daerah.
Namun di balik semangat latihan, masih terdapat tantangan yang dihadapi. Hingga kini, PDBI Jember belum memiliki tempat latihan permanen. GOR PKPSO Kaliwates masih menjadi lokasi sewa untuk latihan rutin. Sementara untuk menunjang latihan fisik, para atlet memanfaatkan runway di Jember Sport Garden (JSG) untuk latihan jalan cepat serta baris-berbaris demi menjaga kekompakan dan stamina.

Kebutuhan pembiayaan juga menjadi perhatian utama. PDBI Jember harus mempersiapkan diri untuk mengikuti 14 mata lomba, yang masing-masing membutuhkan peralatan dan kostum berbeda. Belum lagi kebutuhan aransemen musik, desain manuver, serta penyesuaian tema penampilan agar tampil maksimal dan kompetitif.

“Kualitas alat sangat mempengaruhi performa. Semakin baik alat yang digunakan, semakin maksimal pula musik dan visual yang dihasilkan,” ungkap salah satu pelatih di sela latihan.
Ke depan, PDBI Jember berharap adanya dukungan lebih, baik berupa insentif bagi atlet dan pelatih, maupun pemenuhan kebutuhan vitamin dan asupan nutrisi yang memadai. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kebugaran dan daya tahan atlet di tengah intensitas latihan yang tinggi.

Dalam kegiatan monitoring ini, KONI Jember juga membuka ruang diskusi dan bertukar masukan bersama Rizki Setiabudi selaku Manajer PDBI Jember, yang didampingi Tri Basuki dari Jember Marching Band. Berbagai catatan strategis disampaikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Monitoring ini menjadi penanda bahwa langkah menuju Porprov 2027 telah dimulai. Dengan pembinaan serius, dukungan berkelanjutan, serta sinergi antara KONI, pelatih, dan atlet, PDBI Jember optimistis mampu mengubah irama latihan hari ini menjadi prestasi gemilang di panggung provinsi mendatang. 
Pewarta : Aries Bawono


JAKARTA, Jurnaljabar Online - Setelah sukses merilis album, buku, dan menggelar konser di lima negara dan dua benua, grup band NOAH berencana membuat film tentang proses perjalanan mereka pasca-rehat hingga merengkuh kembali kepopulerannya. 

"Jadi kami dengan yang lain bekerja sama pengin bikin film cerita sebuah band. Yang ingin difokuskan adalah cerita kami dapat kesempatan kedua setelah sempat berdiam diri," jelas Ariel dalam jumpa pers film NOAH di kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2013).

Menurut sutradara film NOAH, Putrama Tuta, alur cerita dari kesempatan kedua tersebut akan mengisahkan sekelumit perjalanan penuh liku NOAH--yang beranggotakan Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (keyboard)--yang belum diketahui publik. 

"Saya point of view-nya mengambil bagaimana mereka kuat, dan bagaimana mereka bisa bertahan," ujar Tuta.

"Selain itu mereka adalah manusia, sisi humanis itu penting. Seperti Ariel, dia masih sempat mengunjungi orang yang dia sayangi. Terus seperti David (yang sempat kritis akibat gangguan empedu), lalu juga ada Lukman, Uki, Reza. Saya menemukan sebuah rasa yang baru buat dibawa ke film," lanjutnya.

Untuk film NOAH yang akan dirilis di akhir tahun ini, mewakili rekan segrupnya, Ariel berharap kisah ini dapat memberikan inspirasi. "Kami berpikir seberapa besar, dan seberapa menarik kami dijadikan kisah ini. Tapi bagi kami, sebisa mungkin bisa jadi sesuatu untuk dinilai, setidaknya berguna bagi orang lain," ungkap Ariel.(Say)

Ryeowook Suju Berbahasa Indonesia di Twitter  

Seusai tampil selama dua hari berturut-turut di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, Ryeowook, salah seorang personel Super Junior (Suju), sampaikan rasa cintanya kepada fans Indonesia lewat Twitter. Ryeowook meng-update Twitter-nya menggunakan bahasa Indonesia, dengan kata-kata yang mudah dipahami.

"Terimakasih Indonesia~saya datang lagi ya. sampai jumpa," tulis Reyowook lewat akun @ryeong9, Ahad, 2 Juni 2013. Rywook juga mengatakan bahwa Elf--julukan fans Suju--masih bisa bertemu dengannya, meski hanya dalam mimpi.

"Malam ini saya sangat berbahagia. Ayo ketemu di mimpi ya," katanya. Tak lupa, Ryeowook juga ucapkan rasa cintanya untuk penggemar yang ada di Indonesia. "Saya cinta anda semua," kicaunya lewat akun Twitter-nya.

Saat konser berlangsung, semua personel Suju tak lupa ucapkan kata-kata 'saya cinta kamu', yang selalu dapat respons berupa teriakan dari para Elf. Karena rasa cinta yang besar itulah, Suju mengatakan bahwa mereka akan sering tampil di Indonesia.

Anak Kuli Peraih UN Tertinggi Kebanjiran Hadiah   

Keinginan Achmad Syafi'i untuk menata ulang kehidupan orang tuanya yang bekerja sebagai kuli bangunan dan pembantu rumah tangga pelan-pelan mulai terwujud. Keberhasilannya sebagai peserta ujian nasional dengan nilai tertinggi se-Jawa Timur–rata-rata 9,67–yang membuka jalan itu. Kini, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Tuban itu kebanjiran hadiah. “Saya memang sudah bekerja keras untuk ini semua,” kata dia, Ahad, 2 Juni 2013.

Anak kuli itu menerima piagam dan "bonus" uang tunai senilai Rp 45 juta dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Tawaran beasiswa dari sejumlah pabrikan semen di Tuban juga menghujaninya. Seseorang bernama Ida dan mengaku asisten dari artis terkenal Ibu Kota juga menghubunginya. Ida meminta nomor rekening karena ingin ikut memberi hadiah uang. Orang tua Achmad sampai dipaksa membuat rekening di bank untuk menampung pemberian tersebut.

Achmad kemarin sedang menjalani tes untuk mendapatkan beasiswa pendidikan selama tiga tahun dari pabrik semen Holcim. Dia mengaku sangat bersyukur. “Niat saya selama ini belajar siang dan malam hanya untuk meningkatkan taraf kehidupan dan membantu orang tua,” katanya.

Masa depan juga tengah ditata Elva Vidya, siswi SMA Kristen 5 Penabur, Jakarta. Dia menduduki peringkat keenam tertinggi ujian nasional se-Jakarta. Hadiah beasiswa pun datang untuk belajar di University of Toronto, Kanada.

Sama seperti Achmad, pemilik nilai rata-rata 9,75 ini (nilai fisika, matematika, dan kimia diraih dengan angka sempurna) juga mengaku bahwa kunci keberhasilannya adalah belajar keras. Bulan depan, putri seorang dosen ini akan berangkat ke Kanada. Di sana, dia memilih jurusan life science selama empat tahun. "Saat ini aku masih bingung mau jadi dokter atau peneliti, lihat nanti selama kuliah bagaimana," ujarnya akhir pekan lalu.

Sukacita juga menyelimuti Gracia Isaura Raulina, siswi SMA Negeri 8 Jakarta. Nilainya setingkat di bawah Elva, meski dengan nilai rata-rata yang sama. "Aku hanya ingin jadi orang yang berhasil, sukses, dan berguna bagi orang lain," ujar dara yang berencana menempuh studi di Institut Teknologi Bandung ini.

Menang dari Brazil,  Inggris Punya Joe Hart

Inggris harus berterimakasih secara khusus kepada kipernya, Joe Hart. Berkat penampilan gemilangnya, gawang Inggris hanya bobol dua kali oleh Brazil pada laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Maracana, Senin dinihari 3 Juni 2013.

Inggris juga harus berterimakasih pada Roy Hodgson. Manajer The Three Lions itu paham musuhnya kali ini adalah Brasil, tim yang tidak dibentuk untuk bertahan. Tak ayal Hodgson lebih mengajak anak asuhnya untuk menunggu bola dan menyerang secara efektif.

Inggris akhirnya hanya butuh 4 tembakan on target untuk membuat 2 gol. Sedangkan Brasil harus bersusah payah mengejar defisit dua gol dengan mengumbar 11 tembakan on target. Skor kemudian berakhir 2-2 buat kedua tim.

Tiga puluh menit pertama pertandingan berjalan, sebenarnya merupakan peluang Brasil mencetak gol. Setidaknya tim Samba telah melepaskan 12 tembakan ke gawang Inggris. Sedangkan Inggris belum sekalipun menembak.

Lima belas menit kemudian keadaan tak banyak berubah. Inggris masih menunggu bola. Tapi The Three Lions sudah berani keluar menyerang. Wayne Rooney dan kawan-kawan mulai bisa melepaskan 3 kali tembakan dan Brasil 6 kali dari menit ke-30 sampai babak pertama berakhir.

Babak kedua dimulai dengan skor 0-0. Tak beda jauh, Brasil tetap mengambil inisiatif bola. Usaha Brasil akhirnya berbuah setelah percobaan ke-5 yang dilepaskan Fred membobol gawang Joe Hart pada menit ke-57. Kini skor 1-0 untuk tuan rumah dan tinggal menunggu waktu jebolnya "pintu air" pertahanan Inggris.

Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Lima menit setelah gol pertama Brasil, Roy Hodgson memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain dan menarik keluar bek kanan Inggris, Glenn Johnson.

Baru 5 menit masuk ke lapangan, efek Chamberlain langsung terasa. Menerima umpan dari Wayne Rooney, Chamberlain melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang (pojok kiri dari sisi kiper Brasil, Julio Cesar). Skor berubah menjadi 1-1.

Brasil yang kecolongan oleh Chamberlain langsung tersengat. Sejak menit ke-68 sampai menit ke-75, Hernanez, Lucas Moura, dan Dani Alvez secara bergiliran memborbardir gawang Joe Hart. Inggris hanya membalas sekali melalui sepakan James Milner setelah menerima umpan Wayne Rooney. Itupun masih mampu diblok oleh barisan pertahanan Brasil.

Namun 3 menit kemudian atau tepatnya pada menit ke-79, justru Inggris yang mampu membuat gol kedua melalui Wayne Rooney. Beberapa saat sebelumnya, Inggris diserang habis oleh Brasil, namun kemudian James Milner yang melihat barisan pertahanan Brasil lowong, langsung menyusun fast break dan mengirim umpan ke Rooney. Penyerang United itu tanpa ampun melepas tembakan terukur ke pojok kanan atas gawang yang dijaga Julio Cesar (pojok kiri dari sisi Cesar). Skor kini berganti 1-2 untuk keunggulan sang tamu.

Namun itu tidak bertahan lama karena 3 menit berselang atau pada menit ke-82 skor sudah buru-buru berubah jadi 2-2 berkat gol Paulinho yang menerima crossing Lucas Moura. Sampai peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah.

Brasil yang melepas 32 tembakan (11 on target) dan menguasai 62 persen bola hanya mampu membuat 2 gol. Sedangkan Inggris yang hanya 8 kali menembak (4 on target) ke gawang Brasil dan hanya memegang 38 persen bola justru sukses membuat gol yang sama dengan Brasil.

Aksi Lucu Suju Berubah Menjadi Superhero

Selain wajah tampan dan suara merdu, aksi panggung yang lucu juga menjadi daya tarik dari boyband asal Korea, Super Junior (Suju). Saat di atas panggung, semua personel Suju ini seolah melupakan rasa malu mereka demi menghibur Elf--fans suju--yang setia hadir pada konser mereka yang bertajuk Super Show 5.

Kangin, Shindong , Sungmin, Eunhyuk, Siwon, Donghae, Ryeowook, Kyuhyun, ditambah Henry dan Zhoumi mengenakan kostum ala superhero saat menyanyikan lagu mereka berjudul Super Hero.

Kangin berubah menjadi sosok Thor, Eunhyuk dengan bulu-bulu di tubuhnya sebagai Wolverine, Donghae dengan baju Iron Man-nya, Ryeowook memakai kostum Spider, dan Shindong berubah menjadi raksasa hijau, Hulk.

Sedangkan Zhoumi menjadi Woody, Sungmin menjadi Wong Fei Hong, Khyuhun sebagai Loki, dan Siwon menjadi Captain America.

Ke-10 pria ini berlarian ke suluruh sudut panggung dan bertingkah lucu selama menyanyikan Super Hero. Sekecil apa pun tingkah mereka akan memancing teriakan histeris Elf yang memenuhi Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, Sabtu, 1 Juni 2013.

Sebelumnya, seluruh personel Suju menampilkan sebuah video lucu saat 'Super Junior Hero' beraksi. Mereka yang telah berubah sebagai superhero ditantang mengalahkan seorang musuh, yang tak mampu dikalahkan dengan kekuatan mereka. Akhirnya musuh mereka itu dapat dilumpuhkan dengan aksi seksi dan tingkah lucu mereka. Gaya-gaya seksi itu tentunya disambut teriakan histeris dari ribuan Elf yang hadir di MEIS.
Postingan Lama Beranda
  • Recent Posts
  • Comments
Advertisement

TV Streaming

SMS Gratis

  • HOME
  • NASIONAL
  • Internasional
  • EVENT
  • HUKUM
  • OTOMOTIF
  • KESEHATAN
  • POLITIK
  • SPORT
  • Entertainment
  • Seputar Tapal Kuda
2013 jurnaljabaronline.blogspot.com. All rights reserved.
Designed by Rajaberita.com.com