Luminor Hotel Jember Raih Insan Pajak 2026, Taat Pajak Jadi Kultur Perusahaan


 
JEMBER, Jurnal Jabar – Luminor Hotel Jember meraih penghargaan dalam Anugerah Insan Pajak 2026 yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (19/09/2026). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kepatuhan Luminor Hotel dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus kontribusinya terhadap penerimaan daerah.

Penghargaan itu menjadi catatan penting bagi manajemen Luminor Hotel Jember. Sebab, kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif. Di internal perusahaan, kepatuhan tersebut telah menjadi bagian dari sistem kerja dan indikator kinerja yang harus dipenuhi setiap unit.

General Manager Luminor Hotel Jember Deddy Ali Murdani mengatakan, kewajiban perpajakan di sektor perhotelan, khususnya pajak barang dan jasa tertentu (PBJT), selama ini menjadi perhatian manajemen. Pelaporan dilakukan secara rutin dengan mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Bukan hanya ketentuan dari owner, tapi juga dari manajemen Waringin Hospitality, di mana setiap unit yang ada di seluruh Indonesia memang harus taat pajak,” kata Deddy.

Menurut Deddy, kewajiban pelaporan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan restoran. Pendapatan kamar dan seluruh revenue hotel juga harus dilaporkan secara tertib sesuai mekanisme yang berlaku.

Manajemen, lanjut dia, telah memiliki timeline dan deadline yang harus dipenuhi masing-masing unit. Kepatuhan tersebut bahkan masuk dalam Key Performance Indicator (KPI) perusahaan.

“Karena dari manajemen itu sudah ada pelaporannya yang jelas. Tanggal sekian sudah ada timeline dan deadline yang harus kita penuhi, karena itu juga menjadi KPI kami,” ujarnya.

Sistem tersebut membuat kewajiban perpajakan menjadi bagian dari rutinitas perusahaan. Deddy menilai, konsistensi dalam menjalankan kewajiban internal pada akhirnya turut mendukung penilaian pemerintah daerah terhadap kepatuhan perusahaan.

“Dengan semakin kita tertib di internal sendiri, otomatis penilaian khusus mungkin dari Bapenda, setiap perusahaan ataupun stakeholder yang lainnya yang memang tertib pajak itu juga punya penilaian tersendiri,” jelasnya.

Bagi Luminor Hotel Jember, penghargaan Insan Pajak 2026 bukan sekadar seremoni. Apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk mempertahankan kepatuhan sekaligus mengembangkan bisnis agar kontribusi terhadap daerah semakin besar.

Deddy mengatakan, Luminor masih memiliki sejumlah rencana pengembangan, terutama dari sisi properti dan pelayanan. Dengan berkembangnya usaha hotel, potensi kontribusi terhadap penerimaan daerah juga diharapkan ikut meningkat.

“Yang pastinya Hotel Luminor ini semakin berkembang. Banyak hal yang harus kami top up, ibaratnya harus kami upgrade, dari sisi properti dan tentunya ini juga bisa menjadi penyokong pajak dan pendapatan untuk daerah,” ungkapnya.

Saat ini Luminor Hotel Jember memiliki 73 kamar. Deddy berharap pertumbuhan industri perhotelan di Jember berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah.

Menurut dia, kalender kegiatan yang digelar Pemkab Jember bersama berbagai stakeholder juga memiliki peran penting. Beragam kegiatan dapat menjadi magnet bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah untuk datang ke Jember.

Dengan semakin banyaknya tamu dari luar daerah, sektor perhotelan, restoran, transportasi hingga sektor pariwisata dapat ikut merasakan dampaknya.

“Harapannya dari sisi kalender activity yang dilakukan oleh Pemkab Jember bekerja sama dengan stakeholder, kita mengadakan kegiatan sehingga bisa mengundang banyak tamu-tamu dari luar Jember untuk bisa datang. Apa sih yang ada di Jember?” kata Deddy.

Dia menambahkan, pertumbuhan hotel tidak semata-mata berbicara mengenai bisnis perhotelan. Kehadiran tamu dari luar daerah juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Jember.

“Bukan hanya soal hotel, restoran dan lain-lain, tapi juga dari sisi pariwisata dan imbasnya itu juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait dalam Anugerah Insan Pajak 2026 menyampaikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya. Fawait menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember pada 2025 tumbuh 32,36 persen tanpa menaikkan tarif pajak.

Pertumbuhan tersebut, menurut Fawait, tidak terlepas dari meningkatnya kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Jember. Karena itu, pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

Bagi Luminor Hotel Jember, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk mempertahankan kepatuhan sekaligus meningkatkan kualitas usaha. Deddy menyebut pengembangan hotel harus berjalan bersama dengan peningkatan pelayanan kepada tamu.

Sebab, selain kewajiban pajak, keberlangsungan bisnis perhotelan juga sangat bergantung pada pengalaman yang diberikan kepada pelanggan.

Deddy menyebut ada sejumlah aspek yang terus menjadi perhatian manajemen. Mulai dari kebersihan dan kesiapan kamar, kualitas pelayanan, makanan, promosi, hingga pemeliharaan fasilitas hotel.

“Yang pertama adalah dari sisi kebersihan atau kesiapan kamar. Kemudian dari sisi layanan atau servis. Kemudian dari sisi food. Selanjutnya dari sisi promosi,” katanya.

Untuk promosi, Luminor juga mengembangkan strategi digital dengan memanfaatkan berbagai kanal. Kerja sama dengan TikToker, influencer maupun Key Opinion Leader (KOL) menjadi salah satu cara untuk menjangkau calon tamu secara lebih luas.

Namun, Deddy menilai promosi saja tidak cukup. Pengalaman tamu ketika berada di hotel menjadi faktor penting agar mereka memiliki alasan untuk kembali.

“Kalau servis ini enggak bisa ditiru. Itu tergantung dari masing-masing leader atau dari personalnya yang menjalani,” ujarnya.

Menurut Deddy, pelayanan yang baik harus menjadi kebiasaan seluruh jajaran hotel. Senyum, keramahan, kesiapan kamar dan kenyamanan tamu menjadi bagian dari hospitality yang harus dijaga setiap hari.

“Kalau kita lakukan semuanya dan itu sudah menjadi habit yang bagus, saya yakin tamu itu akan kembali. Karena tamu adalah raja. Jadi harus benar-benar kita sambut dengan hospitality yang baik,” pungkasnya.

Penghargaan Insan Pajak 2026 akhirnya tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas kepatuhan Luminor Hotel Jember terhadap kewajiban perpajakan. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta penerimaan daerah secara berkelanjutan. ( Ischak )
Tags: ,
Share this Article on :

0 komentar

Leave a Reply