Makin Praktis dengan Antrean Online, Gen Z di Jember Puji Transformasi Digital JKN



JEMBER – Jurnal Jabar - Komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan kemudahan akses bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus membuahkan apresiasi. Salah satunya datang dari Intan Kurnia Andriani, 23, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. 

Sebagai representasi Gen Z, Intan mengaku sangat terbantu oleh transformasi digital BPJS Kesehatan, khususnya saat mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Sukorambi.

Terdaftar sebagai peserta aktif segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) selama lima tahun terakhir, Intan merasa program ini telah memberikan proteksi nyata bagi keluarganya tanpa terbebani biaya pengobatan. 

Pengalaman itu dirasakannya langsung saat sang buah hati mendadak mengalami gejala diare dan membutuhkan penanganan medis segera.

Tanpa perlu panik memikirkan biaya atau bayang-bayang antrean panjang, Intan memanfaatkan fitur antrean online yang terintegrasi di Aplikasi Mobile JKN. 

Berkat langkah taktis tersebut, setibanya di puskesmas, buah hatinya langsung mendapatkan tindakan medis secara cepat dan terukur dari petugas.

"Program JKN memberikan rasa aman yang luar biasa bagi keluarga kami. Saat anak saya sakit, saya bisa langsung ambil nomor antrean lewat Aplikasi Mobile JKN dari rumah. 

Proses berobat jadi jauh lebih praktis dan cepat," ujar Intan saat mendampingi putranya menjalani perawatan rawat jalan di Puskesmas Sukorambi.

Lebih lanjut, Intan mematahkan stigma negatif terkait diskriminasi pelayanan bagi pasien BPJS Kesehatan. Menurutnya, petugas medis memberikan perlakuan yang setara, ramah, dan profesional tanpa membeda-bedakan dengan pasien umum. Alur penanganan dari pendaftaran hingga tindakan berjalan sangat sistematis.

Sebagai bagian dari generasi digital, Intan sangat mengapresiasi keberadaan ekosistem digital BPJS Kesehatan seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA, hingga Care Center 165. 

Baginya, fitur konsultasi dokter dan skrining riwayat kesehatan online merupakan solusi cerdas yang menjawab kebutuhan mobilitas generasi muda saat ini. Segala urusan administrasi kini dapat diselesaikan dalam genggaman tanpa harus datang ke kantor cabang.

Ia pun menaruh harapan besar agar BPJS Kesehatan konsisten melahirkan inovasi digital yang semakin inklusif, sekaligus mengajak para pemuda untuk memastikan diri dan keluarga terproteksi program JKN sejak dini. 

"Kesehatan adalah aset berharga, dan program JKN telah terbukti hadir sebagai sandaran perlindungan medis yang dapat diandalkan oleh seluruh masyarakat," pungkasnya. (Ischak)
Tags:
Share this Article on :

0 komentar

Leave a Reply